<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss" xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
	>

<channel>
	<title>Mahir Menulis Lagu</title>
	<atom:link href="http://tulislagu.wordpress.com/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://tulislagu.wordpress.com</link>
	<description>Tutorial Berisi Tips dan Trik Lagu Hits</description>
	<lastBuildDate>Wed, 08 Aug 2012 13:20:02 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.com/</generator>
<cloud domain='tulislagu.wordpress.com' port='80' path='/?rsscloud=notify' registerProcedure='' protocol='http-post' />
<image>
		<url>http://s2.wp.com/i/buttonw-com.png</url>
		<title>Mahir Menulis Lagu</title>
		<link>http://tulislagu.wordpress.com</link>
	</image>
	<atom:link rel="search" type="application/opensearchdescription+xml" href="http://tulislagu.wordpress.com/osd.xml" title="Mahir Menulis Lagu" />
	<atom:link rel='hub' href='http://tulislagu.wordpress.com/?pushpress=hub'/>
		<item>
		<title>Cara Menulis Lagu Dalam 5 Langkah Mudah</title>
		<link>http://tulislagu.wordpress.com/2012/03/13/cara-menulis-lagu-dalam-5-langkah-mudah/</link>
		<comments>http://tulislagu.wordpress.com/2012/03/13/cara-menulis-lagu-dalam-5-langkah-mudah/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 13 Mar 2012 10:49:47 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Endy Daniyanto</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://tulislagu.wordpress.com/?p=277</guid>
		<description><![CDATA[… bahkan ketika kita sedang tidak punya ide! PERHATIAN: Tutorial tips dan trik lagu hits sudah memiliki rumah baru di: http://mahirmenulislagu.com Silakan klik tautan di atas untuk mendapatkan tutorial terbaru. Mulai menulis sebuah lagu bisa menjadi kegiatan yang sulit. Banyak &#8230; <a href="http://tulislagu.wordpress.com/2012/03/13/cara-menulis-lagu-dalam-5-langkah-mudah/">Lanjut membaca <span class="meta-nav">&#8594;</span></a><img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=tulislagu.wordpress.com&#038;blog=8858344&#038;post=277&#038;subd=tulislagu&#038;ref=&#038;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
				<content:encoded><![CDATA[<p>… bahkan ketika kita sedang tidak punya ide!</p>
<blockquote><p><strong>PERHATIAN:</strong></p>
<p>Tutorial tips dan trik lagu hits sudah memiliki rumah baru di:</p>
<p><a href="http://mahirmenulislagu.com">http://mahirmenulislagu.com</a></p>
<p>Silakan klik tautan di atas untuk mendapatkan tutorial terbaru.</p></blockquote>
<p>Mulai menulis sebuah lagu bisa menjadi kegiatan yang sulit. Banyak penulis lagu – baik yang hobi ataupun yang profesional – yang sering bingung harus memulai darimana. Ada yang memulai dari melodi sekedar digumam, ada juga yang mengambil gitar dan ngejreng-ngejreng, dan ada juga yang mulai dengan corat-coret lirik.</p>
<p>Penulis lagu profesional pun tidak kebal terhadap hilangnya ide atau inspirasi. Tapi untuk menjadi penulis lagu yang bagus dan membuat lagu-lagu yang semakin bagus membutuhkan latihan setiap hari, sama seperti menjadi ahli di bidang apapun lainnya. Nah, ketika kita sedang tidak punya ide untuk mulai menulis lagu, berikut ada 5 langkah mudah untuk jump start lagu-lagu kita:</p>
<p><a href="http://mahirmenulislagu.com/5-langkah-menulis-lagu/">Klik disini untuk baca cara mulai menulis lagu dalam 5 langkah mudah.</a></p>
<p>Tetap Ngehits!<br />
<strong>Endy</strong></p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/tulislagu.wordpress.com/277/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/tulislagu.wordpress.com/277/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=tulislagu.wordpress.com&#038;blog=8858344&#038;post=277&#038;subd=tulislagu&#038;ref=&#038;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://tulislagu.wordpress.com/2012/03/13/cara-menulis-lagu-dalam-5-langkah-mudah/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/dba360c0085fdafab5df85b663d734f8?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">endydaniyanto</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Apakah Pendengar Anda Menghambat Kemajuan Anda Sebagai Seniman?</title>
		<link>http://tulislagu.wordpress.com/2012/01/22/apakah-pendengar-anda-menghambat-kemajuan-anda-sebagai-seniman/</link>
		<comments>http://tulislagu.wordpress.com/2012/01/22/apakah-pendengar-anda-menghambat-kemajuan-anda-sebagai-seniman/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 22 Jan 2012 04:30:42 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Endy Daniyanto</dc:creator>
				<category><![CDATA[Filosofi]]></category>
		<category><![CDATA[inspirasi]]></category>
		<category><![CDATA[Naluri]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://tulislagu.wordpress.com/?p=267</guid>
		<description><![CDATA[Warna apa yang muncul ketika Anda membayangkan masa depan Anda? Apakah perubahan yang ingin Anda raih dalam kehidupan Anda sendiri, dan dalam kehidupan orang-orang di sekitar Anda? Apakah Anda menemukan cakrawala baru, atau masih tetap di zona aman masa kini? &#8230; <a href="http://tulislagu.wordpress.com/2012/01/22/apakah-pendengar-anda-menghambat-kemajuan-anda-sebagai-seniman/">Lanjut membaca <span class="meta-nav">&#8594;</span></a><img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=tulislagu.wordpress.com&#038;blog=8858344&#038;post=267&#038;subd=tulislagu&#038;ref=&#038;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
				<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align:justify;">Warna apa yang muncul ketika Anda membayangkan masa depan Anda? Apakah perubahan yang ingin Anda raih dalam kehidupan Anda sendiri, dan dalam kehidupan orang-orang di sekitar Anda? Apakah Anda menemukan cakrawala baru, atau masih tetap di zona aman masa kini?</p>
<p style="text-align:justify;">Saya pernah membaca kutipan yang berkata “seniman selalu menjadi barisan terdepan yang melakukan perubahan, melalui menantang norma-norma sosial yang berlaku”. Hal itu tidak mungkin kita raih, bila kita sebagai penulis lagu terjatuh dan terperangkap ke dalam zona kenyamanan kita. Zona kenyamanan itu mungkin kita jumpai, ketika orang-orang mulai mendengar dan menyukai lagu-lagu kita, sehingga kita mulai punya rasa cemas ketika menulis lagu baru – apakah mereka akan menyukai lagu baru saya ini?</p>
<p style="text-align:justify;">Kita cemas jangan-jangan karya baru ini akan mengecewakan fans kita, dan akibatnya mereka tidak lagi suka kepada kita. Kita mulai berpikir apakah hal baru yang ingin kita tampilkan ini memenuhi harapan para pendengar kita? Kita menjadi gugup dengan gegap gempita dari para fans ketika kita meluncurkan produk baru.</p>
<p><strong>Fans kita pun memiliki permintaan</strong></p>
<p style="text-align:justify;">Mereka ingin terpuaskan dengan karya kita, seperti yang sudah pernah mereka alami sebelumnya. Mereka ingin mendapatkan pemenuhan, yang mereka temukan dengan mendengarkan karya-karya kita.</p>
<p style="text-align:justify;">Demi kemajuan, seorang penulis lagu haruslah menembus batas-batas ini. Seorang penulis lagu harus berani mengungkapkan ekspresi dirinya, meski itu mungkin bukan melalui teknik atau penampilan yang paling berdaya jual. Seorang penulis lagu harus menantang daya kreatifnya, untuk menemukan perbatasan-perbatasan baru yang belum pernah atau jarang dijelajahi sebelumnya – dan melakukannya dengan cara yang cukup familiar agar orang mau mengikuti petualangan itu. Seorang penulis lagu harus berani mendorong, agar masyarakat pendengarnya terus terdorong maju menuju arah yang lebih baik, ketika pun hal itu berarti membuat sesuatu yang disebut “gila” atau mengundang reaksi naik alis mata.</p>
<p><strong>Seorang penulis lagu adalah seorang pemimpin</strong></p>
<p style="text-align:justify;">Kita punya tugas untuk menggugah nurani masyarakat pendengar ketika nurani mereka mulai tumpul. Kita punya peran untuk menjadi mercu suar ketika masyarakat pendengar mulai tersesat di kegelapan. Kita punya kewajiban untuk mengangkat manusia dari keadaan terpuruknya, menjadi bangkit kembali dan bersemangat untuk meraih impian-impiannya.</p>
<p style="text-align:justify;">Semua itu terjadi melalui lagu-lagu kita, melodi-melodi yang kita siulkan, dan kata-kata yang kita ukir dalam lirik kita. Seandainya kita terlalu khawatir masyarakat pendengar tidak akan menerima gaya baru bercerita kita, lalu bisa disebut sukseskah kita memenuhi peran kita sebagai pemimpin?</p>
<p><em>Tetaplah mengukir! Dan semangat Tahun Baru!</em></p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/tulislagu.wordpress.com/267/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/tulislagu.wordpress.com/267/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=tulislagu.wordpress.com&#038;blog=8858344&#038;post=267&#038;subd=tulislagu&#038;ref=&#038;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://tulislagu.wordpress.com/2012/01/22/apakah-pendengar-anda-menghambat-kemajuan-anda-sebagai-seniman/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/dba360c0085fdafab5df85b663d734f8?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">endydaniyanto</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>5 Cara Mudah Membuka Lagu Anda Dengan Heboh</title>
		<link>http://tulislagu.wordpress.com/2011/11/25/5-cara-mudah-membuka-lagu-anda-dengan-heboh/</link>
		<comments>http://tulislagu.wordpress.com/2011/11/25/5-cara-mudah-membuka-lagu-anda-dengan-heboh/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 25 Nov 2011 08:44:59 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Endy Daniyanto</dc:creator>
				<category><![CDATA[Intro]]></category>
		<category><![CDATA[dance music]]></category>
		<category><![CDATA[kesan lagu]]></category>
		<category><![CDATA[melodi]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://tulislagu.wordpress.com/?p=259</guid>
		<description><![CDATA[Pembuka atau intro lagu yang kuat penting untuk menarik ketertarikan pendengar dan membuat mereka penasaran dengan kelanjutan lagunya. Dalam konteks musik komersial, bagian intro diberikan prioritas utama, karena lokasinya yang paling depan sehingga bagian inilah yang didengar orang pertama kali. &#8230; <a href="http://tulislagu.wordpress.com/2011/11/25/5-cara-mudah-membuka-lagu-anda-dengan-heboh/">Lanjut membaca <span class="meta-nav">&#8594;</span></a><img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=tulislagu.wordpress.com&#038;blog=8858344&#038;post=259&#038;subd=tulislagu&#038;ref=&#038;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
				<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align:justify;">Pembuka atau intro lagu yang kuat penting untuk menarik ketertarikan pendengar dan membuat mereka penasaran dengan kelanjutan lagunya.</p>
<p style="text-align:justify;">Dalam konteks musik komersial, bagian intro diberikan prioritas utama, karena lokasinya yang paling depan sehingga bagian inilah yang didengar orang pertama kali. Dan kalau kita menganut prinsip “kesan pertama adalah segalanya”, maka intro mutlak kita buat semenarik mungkin. Sama seperti orang yang heboh, intro yang heboh adalah intro yang mengejutkan dan berenergi tinggi.</p>
<p style="text-align:justify;">Beberapa ide untuk mengawali lagu dengan kejutan energi tinggi:</p>
<p style="text-align:justify;"><strong>1. Mulai dengan nada rendah.</strong> Halo? Katanya mengejutkan, kalau rendah berarti ngga dong? Kita mengambil pelajaran dari skill Paul McCartney yang menulis <a href="http://www.youtube.com/watch?v=ONXp-vpE9eU">“Yesterday”</a> &#8211; sebuah lagu yang masih sering diulang sampai sekarang. Dengarkan lagu tersebut, dan perhatikan nada rendah intronya (meski lagu ini langsung masuk ke Verse pertama, jadi secara teknis dia tidak punya intro). Nada rendah yang dinyanyikan Paul dengan suara galaunya memberikan nuansa lagu “Yesterday” yang bercerita tentang indahnya masa lalu dan pahitnya masa kini.</p>
<p style="text-align:justify;"><strong>2. Mulai dengan nada tinggi.</strong> Ya, yang ini pasti benar dan sering digunakan, terutama oleh lagu-lagu pop hits saat ini yang begitu masuk lagu langsung masuk ke Chorus (resep standar lagu electro-pop dance a la Katy Perry, Lady Gaga, dkk). Nada tinggi berenergi tinggi, sehingga langsung membuat pendengar menoleh, sama seperti seseorang yang memanggil nama Anda dengan nada yang tinggi. Contoh lagunya adalah <a href="http://www.youtube.com/watch?v=T3E9Wjbq44E&amp;ob=av3e">“Stereo Hearts”</a> oleh Gym Class Heroes featuring Adam Levine (No. 6 di Billboard Hot 100 saat artikel ini ditulis).</p>
<p style="text-align:justify;"><strong>3. Mulai dengan nada panjang.</strong> Nada yang panjang juga memberikan aksen terhadap lirik lagu, terutama lirikyang sangat emosional, seperti “cin-TA” atau “ben-CI”. Lagu lawas <a href="http://www.youtube.com/watch?v=SAg9C0OQr8c">“Somewhere Over the Rainbow”</a> yang dinyanyikan versi modernnya oleh Katharine McPhee, dibuka dengan nada berinterval 1 oktaf dan langsung mudah dikenali oleh telinga. Nada panjang ini memberikan ruang nafas bagi lirik-lirik tertentu yang ingin kita highlight.</p>
<p style="text-align:justify;"><strong>4. Mulai dengan nada padat.</strong> Nada-nada yang rapat dan padat bisa menjadi cara menarik perhatian, terutama bila lirik dinyanyikan secara rap. Biasanya nada-nada yang rapat dengan lirik yang padat digunakan untuk menyampaikan sebuah cerita yang beralur, atau memamerkan kemahiran wordplay sang penulis lagu. Contoh lagu yang berawal dengan nada-nada rapat: <a href="http://www.youtube.com/watch?v=0mMs718dh7I">“Dynamo of Volition”</a> oleh Jason Mraz.</p>
<p style="text-align:justify;"><strong>5. Mulai dengan lead-in note.</strong> Lead-in note adalah beberapa nada yang muncul sebelum masuk bar pertama lagu. Kalau dipadu dengan rangkaian nada yang meningkat seperti tangga (e.g do – re – mi – fa – sol), energi yang dihasilkan lebih besar lagi. Contoh lagu yang menggunakan teknik ini: <a href="http://www.youtube.com/watch?v=SmM0653YvXU&amp;ob=av3e">“Rain Over Me”</a> oleh Pitbull featuring Marc Anthony.</p>
<p>Itulah 5 cara yang bisa Anda gunakan sebagai ide pembuka lagu Anda. Kalau Anda perhatikan, banyak lagu hits masa kini yang menggabungkan beberapa teknik di atas, seperti menggunakan lead-in note yang masuk ke nada panjang dan tinggi pada ketukan pertama!</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/tulislagu.wordpress.com/259/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/tulislagu.wordpress.com/259/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=tulislagu.wordpress.com&#038;blog=8858344&#038;post=259&#038;subd=tulislagu&#038;ref=&#038;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://tulislagu.wordpress.com/2011/11/25/5-cara-mudah-membuka-lagu-anda-dengan-heboh/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/dba360c0085fdafab5df85b663d734f8?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">endydaniyanto</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Kapan Menggunakan Pre-Chorus agar Verse dan Chorus Terdengar Beda</title>
		<link>http://tulislagu.wordpress.com/2011/11/11/kapan-menggunakan-pre-chorus-agar-verse-dan-chorus-terdengar-beda/</link>
		<comments>http://tulislagu.wordpress.com/2011/11/11/kapan-menggunakan-pre-chorus-agar-verse-dan-chorus-terdengar-beda/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 11 Nov 2011 10:15:51 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Endy Daniyanto</dc:creator>
				<category><![CDATA[Struktur Lagu]]></category>
		<category><![CDATA[chorus]]></category>
		<category><![CDATA[pre-chorus]]></category>
		<category><![CDATA[verse]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://tulislagu.wordpress.com/?p=256</guid>
		<description><![CDATA[Salah satu keluhan yang sering dilontarkan pendengar adalah “lagunya monoton”. Ke-monoton-an sebuah lagu bisa disebabkan berbagai hal, dan salah satunya adalah pendengar tidak bisa membedakan mana yang Verse dan mana yang Chorus. Apakah hal ini terjadi pada lagu Anda (atau &#8230; <a href="http://tulislagu.wordpress.com/2011/11/11/kapan-menggunakan-pre-chorus-agar-verse-dan-chorus-terdengar-beda/">Lanjut membaca <span class="meta-nav">&#8594;</span></a><img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=tulislagu.wordpress.com&#038;blog=8858344&#038;post=256&#038;subd=tulislagu&#038;ref=&#038;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
				<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align:justify;">Salah satu keluhan yang sering dilontarkan pendengar adalah “lagunya monoton”. Ke-monoton-an sebuah lagu bisa disebabkan berbagai hal, dan salah satunya adalah pendengar tidak bisa membedakan mana yang Verse dan mana yang Chorus. Apakah hal ini terjadi pada lagu Anda (atau jangan-jangan Anda sendiri yang merasa lagu karya Anda monoton)?</p>
<p style="text-align:justify;">Satu jurus yang bisa kita gunakan untuk menghadirkan dinamika dalam alur lagu adalah menggunakan Pre-Chorus. Mungkin banyak dari Anda yang belum jelas, apa itu Pre-Chorus dan apakah kegunaannya? Kapan saya harus menggunakan Pre-Chorus, apakah harus ada atau boleh ada atau tidak?</p>
<p style="text-align:justify;">Saya sempat mengalami fase dimana semua lagu saya tulis harus ada Pre-Chorusnya. Akibat yang paling langsung saya alami adalah durasi lagu-lagu saya jadi panjang (berkisar 4-5 menit). Butuh waktu bagi saya membiasakan diri menulis tanpa Pre-Chorus atau membuat yang singkat agar lagu berdurasi lebih komersial (antara 3-4 menit, untuk radio).</p>
<p style="text-align:justify;">Pre-Chorus adalah jembatan antara Verse dengan Chorus. Sebuah jembatan berfungsi menghubungkan dua tempat yang berbeda ketinggian. Begitu pula dengan Pre-Chorus, tugas utamanya adalah membuat alur dinamika yang nyaman didengar telinga, baik secara musikalitas atau secara lirikal.</p>
<p><strong>1. Secara Musikalitas</strong></p>
<p style="text-align:justify;">Pre-Chorus dapat menjembatani progresi kord antara Verse dan Chorus. Jika Verse Anda berakhir pada kord tonik (yaitu kord C Mayor pada skala C Mayor), dan Chorus Anda berawal pada kord yang sama, menghadirkan Pre-Chorus bisa membuat lagu Anda lebih dinamis. Contoh:</p>
<p>Verse:	<strong>Dm – G – C </strong><br />
Chorus: <strong>C – F – G </strong></p>
<p>Coba Anda mainkan dan dengar hasilnya. Sulit membedakan kapan bagian Chorus masuk bukan? Nah, sebuah Pre-Chorus bisa membantu menjembatani dengan menambahkan:</p>
<p>Pre-Chorus: <strong>Am – F – G </strong></p>
<p>Pastikan Pre-Chorus Anda berujung pada kord yang kuat untuk berlanjut ke kord tonik pada awal Chorus!</p>
<p><strong>2. Secara Lirikal</strong></p>
<p style="text-align:justify;">Pre-Chorus bisa juga Anda gunakan untuk menyampaikan lirik yang bertransisi antara Verse yang naratif/deskriptif (bercerita tentang keadaan) ke Chorus yang emotif (bernyanyi tentang perasaan). Khususnya, ketika Anda ingin membuat lagu yang berdurasi singkat, menambahkan Verse ke-2 bisa terasa terlalu panjang, sehingga Pre-Chorus dengan warna progresi kord yang lebih tegang dan lirik yang mulai masuk ke emosi adalah solusi yang paling tepat!</p>
<p style="text-align:justify;"><em>Coba dengarkan lagu-lagu hits yang Anda tahu; berapa dari mereka yang menggunakan Pre-Chorus, dan berapa yang langsung lompat ke Chorus?</em></p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/tulislagu.wordpress.com/256/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/tulislagu.wordpress.com/256/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=tulislagu.wordpress.com&#038;blog=8858344&#038;post=256&#038;subd=tulislagu&#038;ref=&#038;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://tulislagu.wordpress.com/2011/11/11/kapan-menggunakan-pre-chorus-agar-verse-dan-chorus-terdengar-beda/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/dba360c0085fdafab5df85b663d734f8?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">endydaniyanto</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Tantangan: National Solo Album Month</title>
		<link>http://tulislagu.wordpress.com/2011/11/02/tantangan-national-solo-album-month/</link>
		<comments>http://tulislagu.wordpress.com/2011/11/02/tantangan-national-solo-album-month/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 02 Nov 2011 14:05:26 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Endy Daniyanto</dc:creator>
				<category><![CDATA[Kompetisi]]></category>
		<category><![CDATA[album]]></category>
		<category><![CDATA[nanowrimo]]></category>
		<category><![CDATA[nasoalmo]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://tulislagu.wordpress.com/?p=252</guid>
		<description><![CDATA[November merupakan bulan dengan berkahnya sendiri. Selain tahun ini Idul Adha jatuh pada tanggal 10 Dzulhijjah, untuk saya sendiri bulan November merupakan bulan yang menandakan kemenangan. Komunitas kreatif internasional pun memanfaatkan momentum November untuk menggelar sebuah tantangan menulis lagu: NaSoAlmo &#8230; <a href="http://tulislagu.wordpress.com/2011/11/02/tantangan-national-solo-album-month/">Lanjut membaca <span class="meta-nav">&#8594;</span></a><img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=tulislagu.wordpress.com&#038;blog=8858344&#038;post=252&#038;subd=tulislagu&#038;ref=&#038;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
				<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align:justify;">November merupakan bulan dengan berkahnya sendiri. Selain tahun ini Idul Adha jatuh pada tanggal 10 Dzulhijjah, untuk saya sendiri bulan November merupakan bulan yang menandakan kemenangan. Komunitas kreatif internasional pun memanfaatkan momentum November untuk menggelar sebuah tantangan menulis lagu: <strong>NaSoAlmo – National Solo Album Month.</strong></p>
<p style="text-align:justify;">NaSoAlMo merupakan “contekan” dari NaNoWriMo, yaitu National Novel Writing Month, dimana para penulis dari seluruh dunia secara sukarela berpartisipasi menulis sebuah novel dalam waktu 30 hari dengan satu syarat saja: karya novelnya harus minimal 50,000 karakter. Tahun 2009 saya berpartisipasi dan berhasil menyelesaikannya – jadi saya sangat terhibur ketika menemukan bahwa ada “kompetisi” yang serupa untuk penulis lagu.</p>
<p style="text-align:justify;">Syarat untuk NaSoAlmo juga hanya satu: durasi total album yang kita hasilkan harus minimal 29:09 (29 menit dan 09 detik). Oh ya, ada juga syarat semua lagu harus kita yang menulis, dan harus kita sendiri yang bernyanyi, memainkan semua instrumen, dan merekam. <em>Sungguh kesempatan yang keren untuk bernarsis ria!</em> Tidak ada syarat yang lain, sehingga bebas kita mau menggunakan gitar akustik direkam dengan perekam handphone ataupun merekam kuartet biola menggunakan studio yang profesional.</p>
<p style="text-align:justify;">NaSoAlMo tidak ada hadiah, karena tujuan utamanya adalah membuat kita para penulis lagu bergerak dan menulis lagu! Saya tidak tahu dengan teman-teman sekalian – karena saya sering dengar banyak penulis lagu yang mengalami writer&#8217;s block – tetapi masalah saya adalah mengalami not enough time alias terlalu banyak ide lagu untuk dituangkan dalam waktu yang 24 jam per hari! Sehingga saya harus memilih ide mana yang layak diolah selanjutnya.</p>
<p style="text-align:justify;">But, untuk teman-teman yang memiliki gejala yang sama, kalau sering merasa sulit menemukan inspirasi atau sudah lama sejak menulis lagu terakhir, mengikuti tantangan menulis lagu seperti NaSoAlMo sangat baik untuk meningkatkan kemahiran teman-teman sekalian. Saya sendiri pernah menelurkan ide menulis 26 lagu dalam 1 tahun, tetapi hanya berhasil hingga mencapai setengahnya. Tapi dari pengalaman tersebut, saya tahu saya menghasilkan lebih banyak lagu dan lebih bagus, daripada seandainya saya tidak mengambil inisiatif tersebut.</p>
<p style="text-align:justify;">So, if you&#8217;re up to it take the challenge! Setelah menang, teman-teman berhak memamerkan medali “Golden Record” yang hanya diberi kepada para pemenang NaSoAlMo! Pastinya dengan memajang medali tersebut di profil web teman-teman, bisa mendatangkan lebih banyak orderan job menulis lagu!</p>
<p style="text-align:justify;">Untuk tahu lebih lanjut tentang NaSoAlMo, silakan klik tautan: <a href="http://nasoalmo.org">http://nasoalmo.org</a></p>
<p style="text-align:justify;">Keep on smashin&#8217;!</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/tulislagu.wordpress.com/252/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/tulislagu.wordpress.com/252/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=tulislagu.wordpress.com&#038;blog=8858344&#038;post=252&#038;subd=tulislagu&#038;ref=&#038;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://tulislagu.wordpress.com/2011/11/02/tantangan-national-solo-album-month/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/dba360c0085fdafab5df85b663d734f8?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">endydaniyanto</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Phrasing Padat Perhalus Transisi Verse-Chorus</title>
		<link>http://tulislagu.wordpress.com/2011/10/13/phrasing-padat-perhalus-transisi-verse-chorus/</link>
		<comments>http://tulislagu.wordpress.com/2011/10/13/phrasing-padat-perhalus-transisi-verse-chorus/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 13 Oct 2011 09:38:53 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Endy Daniyanto</dc:creator>
				<category><![CDATA[Struktur Lagu]]></category>
		<category><![CDATA[maroon 5]]></category>
		<category><![CDATA[phrasing]]></category>
		<category><![CDATA[verse]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://tulislagu.wordpress.com/?p=248</guid>
		<description><![CDATA[Salah satu panduan umum lagu yang komersial adalah: intensitas emosi bagian Chorus lebih tinggi daripada bagian Verse. Hal ini bertujuan untuk turut meningkatkan emosi pendengar di bagian Chorus, sehingga mereka lebih memperhatikan dan lebih terlibat. Hal ini untuk mendukung kebiasaan &#8230; <a href="http://tulislagu.wordpress.com/2011/10/13/phrasing-padat-perhalus-transisi-verse-chorus/">Lanjut membaca <span class="meta-nav">&#8594;</span></a><img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=tulislagu.wordpress.com&#038;blog=8858344&#038;post=248&#038;subd=tulislagu&#038;ref=&#038;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
				<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align:justify;">Salah satu panduan umum lagu yang komersial adalah: intensitas emosi bagian Chorus lebih tinggi daripada bagian Verse. Hal ini bertujuan untuk turut meningkatkan emosi pendengar di bagian Chorus, sehingga mereka lebih memperhatikan dan lebih terlibat. Hal ini untuk mendukung kebiasaan kita sebagai penulis lagu menempatkan ide utama lagu kita di bagian Chorus.</p>
<p style="text-align:justify;">Meningkatkan intensitas emosi di Chorus bisa dicapai dengan berbagai cara, salah satunya adalah phrasing yang berubah.</p>
<p style="text-align:justify;"><strong>Phrasing</strong> adalah cara kata-kata dalam lagu kita diucapkan atau dinyanyikan.</p>
<p style="text-align:justify;">Untuk meningkatkan intensitas di Chorus, kita bisa membuat phrasing yang berbeda dengan Verse. Contoh: di bagian Verse menggunakan phrasing yang padat atau rapat, dan bagian Chorus menggunakan phrasing yang lega atau lebih leluasa.</p>
<p style="text-align:justify;">Perbedaan itu akan tertangkap oleh telinga pendengar, sehingga mereka lebih memperhatikan.</p>
<p style="text-align:justify;">Untuk memperhalus transisi antara phrasing yang berbeda kepadatannya antara Verse dan Chorus, kita bisa menciptakan phrasing pertengahan di bagian Verse kedua, sebelum Chorus. Sebagai contoh, ambil lirik dan phrasing dari lagu Maroon 5 “Must Get Out” berikut, dan perhatikan baris lirik ke-3 dan ke-4 serta phrasing yang digunakan vokalis utama sebelum masuk ke bagian Chorus:</p>
<p><span class='embed-youtube' style='text-align:center; display: block;'><iframe class='youtube-player' type='text/html' width='500' height='312' src='http://www.youtube.com/embed/NAuTK6QIhWw?version=3&#038;rel=1&#038;fs=1&#038;showsearch=0&#038;showinfo=1&#038;iv_load_policy=1&#038;wmode=transparent' frameborder='0'></iframe></span></p>
<p><em>I’ve been the needle and the thread<br />
Weaving figure eights and circles round your head<br />
I try to laugh but cry instead<br />
Patiently wait to hear the words you’ve never said</p>
<p>Fumbling through your dresser door forgot what I was looking for<br />
Try to guide me in the right direction<br />
Making use of all this time Keeping everything inside<br />
Close my eyes and listen to you cry</p>
<p>Chorus</em></p>
<p style="text-align:justify;">Kalau kita lebih jeli, Maroon 5 menggunakan phrasing yang berbeda dalam satu bait untuk semakin meningkatkan intensitas: di bait ke-2 di atas, baris ke-2 dan ke-4 memiliki ruang yang lebih lega dan phrasing lebih leluasa dibanding baris ke-1 dan ke-3.</p>
<p style="text-align:justify;"><em>Atur phrasing dalam lagu Anda untuk menciptakan momentum yang mengantar pendengar dengan tepat menuju Chorus menuju ide utama lagu Anda!</em></p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/tulislagu.wordpress.com/248/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/tulislagu.wordpress.com/248/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=tulislagu.wordpress.com&#038;blog=8858344&#038;post=248&#038;subd=tulislagu&#038;ref=&#038;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://tulislagu.wordpress.com/2011/10/13/phrasing-padat-perhalus-transisi-verse-chorus/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/dba360c0085fdafab5df85b663d734f8?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">endydaniyanto</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Tema Lagu Original – Nasihat Manusia Gua Berusia 30.000.000 Tahun</title>
		<link>http://tulislagu.wordpress.com/2011/09/22/tema-lagu-original-%e2%80%93-nasihat-manusia-gua-berusia-30-000-000-tahun/</link>
		<comments>http://tulislagu.wordpress.com/2011/09/22/tema-lagu-original-%e2%80%93-nasihat-manusia-gua-berusia-30-000-000-tahun/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 22 Sep 2011 02:35:25 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Endy Daniyanto</dc:creator>
				<category><![CDATA[Filosofi]]></category>
		<category><![CDATA[budaya]]></category>
		<category><![CDATA[inspirasi]]></category>
		<category><![CDATA[tema]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://tulislagu.wordpress.com/?p=245</guid>
		<description><![CDATA[“It&#8217;s 30.000.000 B.C – all the good stories have been told.” Itulah dialog yang diucapkan seorang tokoh dalam iklan kartun “The Flintstones” yang saya dengar kemarin siang saat menemani keponakan saya menonton Disney Channel. Terjemahannya adalah, “Sekarang tahun 30.000.000 S.M &#8230; <a href="http://tulislagu.wordpress.com/2011/09/22/tema-lagu-original-%e2%80%93-nasihat-manusia-gua-berusia-30-000-000-tahun/">Lanjut membaca <span class="meta-nav">&#8594;</span></a><img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=tulislagu.wordpress.com&#038;blog=8858344&#038;post=245&#038;subd=tulislagu&#038;ref=&#038;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
				<content:encoded><![CDATA[<blockquote><p>“It&#8217;s 30.000.000 B.C – all the good stories have been told.”</p></blockquote>
<p style="text-align:justify;">Itulah dialog yang diucapkan seorang tokoh dalam iklan kartun “The Flintstones” yang saya dengar kemarin siang saat menemani keponakan saya menonton Disney Channel. Terjemahannya adalah, “Sekarang tahun 30.000.000 S.M (Sebelum Masehi) – semua kisah yang bagus sudah diceritakan.”</p>
<p style="text-align:justify;">Kalau Anda seorang penulis cerita atau novel, Anda akan mengerti maksud dari lelucon dialog di atas. Banyak penulis yang berpendapat (dan mengetahui) bahwa sebenarnya kisah-kisah yang diceritakan masa sekarang sama dengan kisah-kisah yang diceritakan di masa lalu. Tema cinta telah dibungkus dalam latar belakang, adegan, konflik, serta drama yang bermacam-macam untuk memuaskan nafsu makan seluruh bangsa sepanjang sejarah: mulai dari “Romeo and Juliet” yang diadaptasi menjadi berbagai versi (termasuk versi Bang Romi dan Neng Juleha), hingga karya-karya sastra klasik yang diangkat menjadi film layar lebar versi modern (sekarang Romeonya naik Harley pergi ke apartemennya Juliet dan naik elevator, bukan lagi naik kuda bawa-bawa tangga buat manjat dinding kastil).</p>
<p style="text-align:justify;">Seperti contoh Romeo dan Juliet di atas, kita bisa menemukan banyak contoh karya-karya klasik yang diangkat atau di daur ulang agar lebih sesuai dengan keadaan masyarakat modern. Selain karya sastra, karya musik pun juga ada yang di daur ulang, baik itu musik klasik seperti <a href="http://youtu.be/trNolL4i6hw">“Canon in D”</a> yang memiliki progresi kord yang sangat familiar dan banyak digunakan di musik pop masa sekarang, maupun musik relatif baru yang hadir kembali di setiap generasi, seperti musik The Beatles yang dibawakan dengan aransemen jazz, bossa nova, dsb.</p>
<p style="text-align:justify;">
<h2>Cerita Masa Sekarang</h2>
<p style="text-align:justify;">Kembali ke nasihat di atas, pertanyaan yang perlu kita ajukan sebagai penulis lagu adalah, “Kalau ya dari tahun 30.000.000 S.M saja semua cerita bagus sudah diceritakan, lalu apa yang akan kita ceritakan sekarang?”.</p>
<p style="text-align:justify;">Kabar baiknya adalah: <strong>ceritakan yang sudah pernah diceritakan</p>
<p style="text-align:justify;">tapi, kita harus melakukannya dengan cara yang kontemporer (sesuai masa kini).</strong></p>
<p style="text-align:justify;">Saya setuju karya budaya di daur ulang, karena generasi yang datang setelah generasi kita perlu dikenalkan dengan budaya yang menjadi akar budaya mereka nantinya. Selain budaya merupakan potret sejarah yang sering lebih jujur dibanding fakta-fakta dalam buku sejarah, budaya juga menjelaskan rangkaian perubahan pemikiran manusia sehingga menghasilkan keadaan masyarakat masa sekarang.</p>
<p style="text-align:justify;">Namun, generasi masa sekarang memiliki segala sesuatu yang berbeda dalam gaya, tetapi sama dalam prinsip. Sehingga penting bagi penulis lagu tetap bertahan pada prinsip yang sama, tetapi dengan gaya yang sesuai dengan generasi masa sekarang. Penting bagi penulis lagu memahami bahasa yang digunakan generasi sekarang, untuk mengatasi permasalahan yang pada hakikatnya adalah permasalahan yang sama dengan generasi-generasi sebelumnya.</p>
<p style="text-align:justify;"><em>Pekerjaan rumah: lagu-lagu Anda mencoba menyelesaikan permasalahan apa? Apakah Anda menggunakan pendekatan yang kontemporer dan relatif dengan generasi masa sekarang? Mari diskusikan di bagian komentar di bawah:</em></p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/tulislagu.wordpress.com/245/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/tulislagu.wordpress.com/245/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=tulislagu.wordpress.com&#038;blog=8858344&#038;post=245&#038;subd=tulislagu&#038;ref=&#038;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://tulislagu.wordpress.com/2011/09/22/tema-lagu-original-%e2%80%93-nasihat-manusia-gua-berusia-30-000-000-tahun/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/dba360c0085fdafab5df85b663d734f8?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">endydaniyanto</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Groove Sampling – Cara Mencari Beat Baru dan Beda</title>
		<link>http://tulislagu.wordpress.com/2011/09/16/groove-sampling-%e2%80%93-cara-mencari-beat-baru-dan-beda/</link>
		<comments>http://tulislagu.wordpress.com/2011/09/16/groove-sampling-%e2%80%93-cara-mencari-beat-baru-dan-beda/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 16 Sep 2011 07:56:14 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Endy Daniyanto</dc:creator>
				<category><![CDATA[Irama]]></category>
		<category><![CDATA[beat]]></category>
		<category><![CDATA[groove]]></category>
		<category><![CDATA[sampling]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://tulislagu.wordpress.com/?p=225</guid>
		<description><![CDATA[Hip-Hop merupakan salah satu aliran dengan gaya khasnya sendiri dari cara artis Hip-Hop mendekati awal penulisan lagu. Hip-Hop yang bersaudara dekat dengan musik Rap, seringkali menggunakan lagu artis lain sebagai dasar lagu mereka. Teknik ini disebut sampling – mengambil sepotong &#8230; <a href="http://tulislagu.wordpress.com/2011/09/16/groove-sampling-%e2%80%93-cara-mencari-beat-baru-dan-beda/">Lanjut membaca <span class="meta-nav">&#8594;</span></a><img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=tulislagu.wordpress.com&#038;blog=8858344&#038;post=225&#038;subd=tulislagu&#038;ref=&#038;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
				<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align:justify;">Hip-Hop merupakan salah satu aliran dengan gaya khasnya sendiri dari cara artis Hip-Hop mendekati awal penulisan lagu. Hip-Hop yang bersaudara dekat dengan musik Rap, seringkali menggunakan lagu artis lain sebagai dasar lagu mereka. Teknik ini disebut <em>sampling</em> – mengambil sepotong lagu artis lain dari media rekamannya, biasanya vinyl (piringan hitam).</p>
<p style="text-align:justify;">Sampling yang dilakukan bisa berupa satu bagian lagu, yang disebut <em>loop</em>, atau mengambil satu hit saja, seperti satu pukulan snare, satu tendangan kick, atau satu sting string section yang disebut <em>single hit/hit</em>. Banyak perusahaan yang menjual sample pack, yaitu file terkompresi seperti .zip atau .rar yang berisi puluhan bahkan ratusan hasil sampling (baik loop maupun single hit). Namun, kalau kita ingin terdengar original dan beda, kita harus melakukan sampling mandiri koleksi rekaman yang unik.</p>
<p style="text-align:justify;">Sayangnya, sampling seharusnya dilakukan setelah kita mendapatkan izin dari pemegang hak cipta rekaman yang kita sampling. Karena prosesnya butuh birokrasi, banyak artis yang sampling tanpa izin, dan memang ini salah satu seni dari sampling. Saya pun punya beberapa rekaman yang saya kira keren untuk disampling.</p>
<p style="text-align:justify;"><strong>Sampling tanpa sampling</strong></p>
<p style="text-align:justify;">Karena saya selalu menghargai karya artis lain, maka ada cara lain untuk “sampling” tanpa melanggar hak cipta. Teknik ini saya sebut <em>Groove Sampling</em> – yaitu <strong>mengambil contoh groove yang ada dalam suatu lagu, lalu menggunakan pola itu untuk membentuk groove dalam lagu kita</strong>. Semakin banyak groove sampling yang kita lakukan, semakin banyak referensi dan template yang kita miliki ketika menulis lagu.</p>
<p style="text-align:justify;">Sebagai contoh, lagu yang groove-nya saya gemari adalah “Keep Chasing Stars” oleh The Whale and The Wave. Simak lagunya berikut:</p>
<p><span class='embed-youtube' style='text-align:center; display: block;'><iframe class='youtube-player' type='text/html' width='500' height='312' src='http://www.youtube.com/embed/jpL6diqp0OQ?version=3&#038;rel=1&#038;fs=1&#038;showsearch=0&#038;showinfo=1&#038;iv_load_policy=1&#038;wmode=transparent' frameborder='0'></iframe></span></p>
<p style="text-align:justify;">Groove-nya sederhana tapi memikat. Dalam bentuk piano roll, groove-nya sebagai berikut:</p>
<p><a href="http://tulislagu.files.wordpress.com/2011/09/groove-sampling-01.jpg"><img src="http://tulislagu.files.wordpress.com/2011/09/groove-sampling-01.jpg?w=500" alt="Groove Sampling" title="Groove Sampling"   class="aligncenter size-full wp-image-228" /></a></p>
<p style="text-align:justify;">Kita bisa menyimpan groove ini sebagai file MIDI, kemudian mengisi sound kick, snare, dll dengan sound yang kita inginkan. Dengan perpaduan groove sampling dan menggunakan sample pack (yang tersedia banyak dan gratis dari web), kita bisa mendapatkan groove yang baru dan segar, yang mungkin tidak kita pikirkan secara natural.</p>
<p style="text-align:justify;">Berikutnya, kita juga bisa meminjam progresi kord lagu lain dan memadukannya dengan groove baru yang kita miliki. Disini saya mengambil progresi kord “Gasoline Rainbows” oleh Amy Kuney, dan meletakkannya di atas groove sample “Keep Chasing Stars”, dan memodifikasi sesuai selera saya.</p>
<p style="text-align:justify;">Progresi kord intro “Gasoline Rainbows”: E – C#m – A – E</p>
<p style="text-align:justify;">Progresi kord modifikasi: E – C#m – A – Bsus4</p>
<p style="text-align:justify;"><a href="http://www.box.net/shared/4zoecunajq364xfhc2rs">KLIK disini</a> untuk mendengarkan hasilnya.</p>
<p style="text-align:justify;">Groove ini mungkin tidak akan saya dapatkan secara naluriah (karena kita punya cita rasa “default” yang seringkali menang ketika menulis lagu). Kalaupun dapat, kemungkinan besar secara tak sengaja. Makanya, dengan groove sampling kita bisa menemukan sesuatu yang baru, beda, dan sengaja.</p>
<p><a href="http://www.facebook.com/groups/126762890749655/"><em>*Dapatkan tips harian #menulislagu dengan KLIK disini</em></a></p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/tulislagu.wordpress.com/225/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/tulislagu.wordpress.com/225/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=tulislagu.wordpress.com&#038;blog=8858344&#038;post=225&#038;subd=tulislagu&#038;ref=&#038;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://tulislagu.wordpress.com/2011/09/16/groove-sampling-%e2%80%93-cara-mencari-beat-baru-dan-beda/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/dba360c0085fdafab5df85b663d734f8?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">endydaniyanto</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://tulislagu.files.wordpress.com/2011/09/groove-sampling-01.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">Groove Sampling</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Menciptakan Musik dari Hati</title>
		<link>http://tulislagu.wordpress.com/2011/09/08/menciptakan-musik-dari-hati/</link>
		<comments>http://tulislagu.wordpress.com/2011/09/08/menciptakan-musik-dari-hati/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 08 Sep 2011 00:55:32 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Endy Daniyanto</dc:creator>
				<category><![CDATA[Filosofi]]></category>
		<category><![CDATA[inspirasi]]></category>
		<category><![CDATA[Planet Bumi]]></category>
		<category><![CDATA[Sore]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://tulislagu.wordpress.com/?p=223</guid>
		<description><![CDATA[Berbicara dengan rekan musisi selalu inspiratif, dan kemarin saya berbincang dengan Nyoman Suardhita – vokalis dan pencipta lagu dari band Planet Bumi. Nyoman berbagi tentang pengalamannya bermusik dan membentuk band hingga akhirnya berhasil menemukan Planet Bumi yang masih aktif hingga &#8230; <a href="http://tulislagu.wordpress.com/2011/09/08/menciptakan-musik-dari-hati/">Lanjut membaca <span class="meta-nav">&#8594;</span></a><img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=tulislagu.wordpress.com&#038;blog=8858344&#038;post=223&#038;subd=tulislagu&#038;ref=&#038;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
				<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align:justify;">Berbicara dengan rekan musisi selalu inspiratif, dan kemarin saya berbincang dengan Nyoman Suardhita – vokalis dan pencipta lagu dari band <a href="http://www.myspace.com/planetbumiband">Planet Bumi</a>. Nyoman berbagi tentang pengalamannya bermusik dan membentuk band hingga akhirnya berhasil menemukan Planet Bumi yang masih aktif hingga saat ini. Ia juga menceritakan tentang proses kreatif sebuah lagu yang pernah ia diskusikan dengan rekannya, seorang personil salah satu band terkenal Jakarta, <a href="http://www.myspace.com/soreband">Sore</a>.</p>
<p style="text-align:justify;">Nyoman berkonsultasi tentang bagaimana agar lagu yang kita ciptakan bisa diterima dengan baik oleh masyarakat. Rekannya mengatakan: tidak usah khawatir, yang menentukan lagu bisa diterima atau tidak bukan manusia, melainkan alam. Ketika alam sudah menerima karya kita, baru ia akan masuk ke telinga manusia.</p>
<p style="text-align:justify;">Dengan kata lain: <em>menciptakan musik harus dari hati.</em></p>
<p style="text-align:justify;">Beberapa tahun setelah itu, Nyoman kembali bertemu dengan rekannya, saat Sore baru akan merilis album mereka. Ketika Sore menciptakan musik mereka, mereka tidak yakin musiknya bisa laku di Jakarta. Tetapi untuk Nyoman sendiri lagunya sangat bagus, dan dia membalikkan kata-kata yang ia terima beberapa tahun yang lalu.</p>
<p style="text-align:justify;">Tentu saja, setelah dirilis album perdana Sore mendapat tanggapan yang luar biasa dan bahkan dianugerahi majalah Times Singapore sebagai salah satu 5 Asian Albums Worth Buying (Time, September 12, 2005).</p>
<p style="text-align:justify;">Saya sendiri juga perlu lebih menghadirkan kembali unsur bermusik dari hati. Semoga teman-teman juga bisa melakukan hal yang sama.</p>
<p><span class='embed-youtube' style='text-align:center; display: block;'><iframe class='youtube-player' type='text/html' width='500' height='312' src='http://www.youtube.com/embed/d4s_R4bhuKE?version=3&#038;rel=1&#038;fs=1&#038;showsearch=0&#038;showinfo=1&#038;iv_load_policy=1&#038;wmode=transparent' frameborder='0'></iframe></span></p>
<p><span class='embed-youtube' style='text-align:center; display: block;'><iframe class='youtube-player' type='text/html' width='500' height='312' src='http://www.youtube.com/embed/gq_jxcatNN8?version=3&#038;rel=1&#038;fs=1&#038;showsearch=0&#038;showinfo=1&#038;iv_load_policy=1&#038;wmode=transparent' frameborder='0'></iframe></span></p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/tulislagu.wordpress.com/223/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/tulislagu.wordpress.com/223/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=tulislagu.wordpress.com&#038;blog=8858344&#038;post=223&#038;subd=tulislagu&#038;ref=&#038;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://tulislagu.wordpress.com/2011/09/08/menciptakan-musik-dari-hati/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/dba360c0085fdafab5df85b663d734f8?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">endydaniyanto</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Panen Judul Lagu dari Judul Berita</title>
		<link>http://tulislagu.wordpress.com/2011/08/28/panen-judul-lagu-dari-judul-berita/</link>
		<comments>http://tulislagu.wordpress.com/2011/08/28/panen-judul-lagu-dari-judul-berita/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 28 Aug 2011 00:55:46 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Endy Daniyanto</dc:creator>
				<category><![CDATA[Komposisi]]></category>
		<category><![CDATA[inspirasi]]></category>
		<category><![CDATA[judul]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://tulislagu.wordpress.com/?p=218</guid>
		<description><![CDATA[Berlangganan newsletter salah seorang penulis lagu hits merupakan cara saya mengumpulkan referensi materi untuk versi buku dari “Mari Mahir Menulis Lagu”. Robin Frederick merupakan figur penulis lagu yang sudah berkontribusi terhadap lebih dari 500 karya yang diputar di radio dan &#8230; <a href="http://tulislagu.wordpress.com/2011/08/28/panen-judul-lagu-dari-judul-berita/">Lanjut membaca <span class="meta-nav">&#8594;</span></a><img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=tulislagu.wordpress.com&#038;blog=8858344&#038;post=218&#038;subd=tulislagu&#038;ref=&#038;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
				<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align:justify;">Berlangganan newsletter salah seorang penulis lagu hits merupakan cara saya mengumpulkan referensi materi untuk versi buku dari “Mari Mahir Menulis Lagu”. <a href="http://www.robinfrederick.com">Robin Frederick</a> merupakan figur penulis lagu yang sudah berkontribusi terhadap lebih dari 500 karya yang diputar di radio dan TV. Pada edisi newsletternya bulan ini, ada sebuah tips menciptakan lagu yang sangat efektif setelah saya menerapkannya.</p>
<p style="text-align:justify;">Robin mengusulkan menggunakan koran sebagai sumber inspirasi ketika kita sedang tidak ada ide. Ia juga mengusulkan menulis lagu sebaiknya diawali dari menulis judulnya, karena dari judul itulah kita bisa mengembangkan sebuah lagu yang padat berisi dan berkualitas, bukan sekedar mengisi ruang kosong yang ada dengan lirik yang kepikiran saat itu. Berikut adalah cara memanen judul dari judul berita di koran, disadur dari tips oleh Robin Frederick (beserta praktik saya sendiri hingga akhirnya menemukan judul yang pas):</p>
<p style="text-align:justify;"><strong>1. Ambil koran dan bacalah tajuk-tajuk beserta isinya</strong></p>
<p style="text-align:justify;">Tujuan dari langkah ini adalah menemukan frase-frase yang menarik untuk dijadikan judul lagu. Temukan setidaknya 5 frase yang menarik perhatian Anda. Berikut adalah frase-frase yang saya intisarikan dari koran Kompas edisi Kamis, 18 Agustus 2011:</p>
<p>Langit Jakarta;<br />
Tak Beri Kejutan;<br />
Jangan Menunggu;<br />
Mantan Jadi Tersangka;<br />
Pasang Badan</p>
<p style="text-align:justify;"><strong>2. Gabungkan atau acak frase-frase yang Anda temukan</strong></p>
<p style="text-align:justify;">Gunakan setiap kata dalam frase-frase yang Anda temukan, kemudian buatlah frase baru berdasarkan kata-kata tersebut. Berikut adalah frase-frase baru yang saya bentuk berdasarkan 5 frase yang saya temukan, dengan cara mengganti letak beberapa kata:</p>
<p>Jangan Jakarta;<br />
Jangan Jadi Tersangka;<br />
Menunggu Mantan;<br />
Langit Beri Kejutan;<br />
Jakarta Kejutan Badan</p>
<p style="text-align:justify;"><strong>3. Pilih frase yang paling menarik respon emosi Anda</strong></p>
<p style="text-align:justify;">Dari frase-frase baru yang Anda dapatkan, pilih satu atau dua yang paling menarik perhatian Anda, atau paling menarik respon emosi Anda – membuat Anda berkata “Saya harus menulisnya!”.</p>
<p style="text-align:justify;">Bagi saya, 2 judul yang menjadi kandidat terkuat saya adalah “Jangan Jakarta” dan “Menunggu Mantan”. “Jangan Jakarta” bisa berarti “Jangan, saya tidak ingin ke/di Jakarta” atau “Jangan, Jakarta, jangan melakukannya”. Tema ini menarik, tetapi saya lebih memilih “Menunggu Mantan” karena dari judulnya saja saya sudah terbayang lagu ini akan dinyanyikan oleh penyanyi wanita, dan judulnya sangat menarik bagi mereka yang sudah pernah berpasangan.</p>
<p style="text-align:justify;">Muncul kesan bahwa “Menunggu Mantan” berarti menunggu seseorang untuk bisa kembali bersama, tapi interpretasi saya sendiri adalah menunggu mantan tersebut bukan untuk kembali, tetapi untuk berubah menjadi baik seperti yang dulu.</p>
<p style="text-align:justify;">Setelah melalui proses selanjutnya, dalam waktu 24 jam berikutnya saya sudah mendapatkan lagu yang hampir selesai. Tentunya setelah saya membaca dan mencoba memainkannya di piano, mengukur durasi lagu dan momentumnya, menyanyikan lirik dan mencari rima yang lebih pas, lahirlah sebuah karya baru yang sehari sebelumnya bahkan tidak terpikir oleh saya. Berikut adalah sebagian lirik yang saya tulis setelah mencoba menjelajah judul “Menunggu Mantan”:</p>
<p><a href="http://www.facebook.com/endydaniyanto/posts/10150278107732561"><img src="http://tulislagu.files.wordpress.com/2011/08/panen-judul-lagu-dari-judul-berita.png?w=500" alt="Panen Judul Lagu dari Judul Berita" title="Panen Judul Lagu dari Judul Berita"   class="aligncenter size-full wp-image-219" /></a></p>
<p style="text-align:justify;"><em>Ini adalah latihan yang sangat menyenangkan untuk mendapatkan judul lagu secara cepat. Keuntungan utama yang saya dapatkan adalah saya jadi menulis judul yang tidak akan saya dapatkan jika saya hanya memikirkannya sendiri. Menggunakan tajuk koran membantu saya mencari tema yang tidak biasa saya jelajahi. Silakan Anda coba sendiri!</em></p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/tulislagu.wordpress.com/218/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/tulislagu.wordpress.com/218/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=tulislagu.wordpress.com&#038;blog=8858344&#038;post=218&#038;subd=tulislagu&#038;ref=&#038;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://tulislagu.wordpress.com/2011/08/28/panen-judul-lagu-dari-judul-berita/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/dba360c0085fdafab5df85b663d734f8?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">endydaniyanto</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://tulislagu.files.wordpress.com/2011/08/panen-judul-lagu-dari-judul-berita.png" medium="image">
			<media:title type="html">Panen Judul Lagu dari Judul Berita</media:title>
		</media:content>
	</item>
	</channel>
</rss>
